Franck Ribery Akan Segera Comeback?

Sang winger handal Bayern Munich, Franck Ribery, dikabarkan telah siap untuk merumput kembali pada laga kontra Ingolstadt yang dihelat dalam dua minggu kedepan.

Ia telah lama menepi atas cederanya pada bulan Maret lalu pada laga melawan Shakhtar Donetsk dalam ajang Liga Champions. Ia menderita cedera engkel yang membuatnya harus menepi cukup lama.

Ia sudah memulai sesi latihan bersama skuat utama. Kemajuannya dalam kondisinya terlihat sangat baik dan ia mulai dapat beradaptasi kembali dengan lancar.

Dengan ini, tentu kegarangan dari The Bavarians akan lebih terlihat dari sebelumnya. Mampukah tim raksasa Jerman ini merajai Liga Champions? Kita akan saksikan setelah pemain sayap yang apik ini berlaga.

Marcelo Minta Maaf Atas Performa Real Madrid

Sang bek Real Madrid, Marcelo, mengungkapkan permintaan maafnya kepada seluruh fans Real Madrid atas kegagalan mereka dalam laga El Clasico dinihari tadi.

Mereka sukses ditumbangkan oleh Barcelona dengan skor 4-0. Kekalahan ini merupakan salah satu hal pahit yang pernah mereka rasakan. Ironisnya, kekalahan ini mereka terima di kandang mereka sendiri.

“Barcelona memang bermain sangat baik, kami akui itu. Maaf atas kegagalan kami tadi malam dan mengecewakan kalian.” Tutur Marcelo.

“Namun, kami tak bisa berlarut-larut akan hal ini. Kami harus bangkit. Perjuangan tidak hanya sampai di sini. Kami akan membalas kekalahan tersebut.” Tandasnya lagi.

Sinisa Mihajlovic Memiliki Strategi Baru Untuk AC Milan

AC Milan, klub raksasa Italia ini sempat kehilangan taringnya dalam beberapa musim terakhir. Ia sempat tersingkir dari top 10 besar klasemen dan kesulitan menghadapi tim-tim yang notabene kualitasnya di bawah mereka.

Mihajlovic selalu memakai strategi 4-2-3-1 dalam tiap permainannya. Namun, setelah ditebas oleh Napoli dengan skor 4-0, ia pun mulai berani untuk keluar dari pola permainannya selama ini. Ia mengambil risiko dengan menggunakan strategi 4-3-3.

Strategi ini ternyata cukup ampuh untuk mereka. Lini belakang mereka diisi oleh Luca Antonelli, Alessio Romagnoli, Philippe Mexes, dan juga De Sciglio. Di sisi mistar ada Gianluigi Donnarumma yang siap menghadang bola ke gawang mereka.

Sementara di lini tengah diisi oleh Montolivo, Kucka dan juga Andrea Poli. Dan juga diperkuat di lini depan ada Alessio Cerci, Carlos Bacca dan juga Giacomo Bonaventura.

Formasi tersebut membuat pola permainan mereka berbeda jauh dari sebelumnya. Sejauh ini pola tersebut dimainkan dengan baik. Namun apakah hal ini dapat mengubah AC Milan untuk meraih kejayaannya kembali?

Akankah Prancis Sanggup Berlaga Tanpa Benzema dan Valbuena?

Sang entrenador Prancis, Didier Deschamps, mengaku sudah mempertimbangkan secara matang mengenai keputusannya untuk tidak memainkan dua penggawa mereka, Karim Benzema dan Mathieu Valbuena di ajang laga uji coba Internasional.

Telah diketahui juga mereka berdua terlibat tindak kriminal mengenai Pemerasan yang dilakukan oleh Benzema kepada Valbuena dengan ancaman menyebarkan video asusila dari sang bomber Olympique Lyon tersebut.

Namun, publik juga masih mempertanyakan apakah Prancis mampu berlaga tanpa mereka berdua yang notabene merupakan andalan tim tersebut?

Hal ini tentu sudah terlihat bahwa Prancis hanya akan bertahan dalam beberapa laga. Tanpa mereka berdua, Les Blues kemungkinan besar hanya akan menunggu waktu hingga mereka tersingkir.

Gianluigi Donnarumma : Saya Ingin Melaju Ke Skuat Inti Italia

Gianluigi Donnarumma, sang kiper AC Milan ini sekarang sedang dalam perbincangan hangat publik. Ia memberikan performa yang luar biasa untuk Milan.

Yang lebih hebohnya lagi, ia sudah menjadi pemain yang luar biasa di usianya yang menginjak 16 tahun. Ia telah masuk ke skuat inti AC Milan di usianya yang masih remaja.

Selain itu, ia mendapat kabar baik. Ia sukses masuk ke skuat U-21 Italia saat ini. Tentunya ini adalah hal yang membanggakan baginya.

“Saya senang akan torehan ini. Saya juga berharap dikedepannya dapat menjajaki posisi kiper di skuat inti Italia. Disini saya dibimbing oleh pemain-pemain hebat. Saya yakin mampu untuk melakukannya nanti.” Tutur Donnarumma dengan optimis.

Diego Costa Bertingkah Kembali

Lagi-lagi, sang bomber Chelsea, Diego Costa, berulah kembali pada laga kontra Stoke City yang digelar dinihari tadi.

Namun, kali ini ia bukan berurusan dengan wasit ataupun dengan pemain lawan. Tetapi, ia bermasalah dengan salah satu pihak keamanan pertandingan tersebut.

Ia dituduh menginjak kakinya dan mendorongnya ke lapangan. Hal ini tentu berdampak pada skuat Chelsea lainnya yang membuat namanya semakin buruk belakangan ini.

Sungguh hal yang tidak baik buat Chelsea. Lantaran, ia juga terkena sanksi larangan bertanding selama tiga laga kedepan atas insidennya dengan bek Arsenal. Dan juga mungkin ia akan dijatuhkan sanksi serupa bila kasus ini menjadi cukup berat.

Diduga juga perilakunya ini karena tekanan atas performa Chelsea yang cukup memprihatinkan musim ini.

Galatasaray Berusaha Menyaingi Valencia.

Galatasaray berharap untuk mengalahkan Valencia pada penandatanganan € 14.000.000-rated Lille Aurelien Chedjou bek. Saingan Turki klub, Fenerbahce, dan dua klub Perancis lainnya, Marseille dan Monaco, juga telah menunjukkan minat dalam 27 tahun.

Muncul laporan minggu lalu menunjukkan Chedjou – yang sebelumnya bermain untuk Villarreal – dekat dengan menyelesaikan kesepakatan dengan Valencia.

Namun, sumber yang dekat dengan pemain judi bola telah mengatakan kepada Goal.com bahwa, meskipun pembicaraan diadakan dengan perwakilan dari klub Spanyol dan pemain di ibukota Perancis menjelang Liga Champions bentrokan dengan Paris Saint-Germain, mereka tidak menawarkan dia beton kesepakatan.

Valencia tertarik pada penandatanganan pemain internasional Kamerun sebagai pengganti bek Adil Rami, yang bisa meninggalkan Mestalla di musim panas.

Tetapi dengan tidak ada penawaran perusahaan dari los Che, Chedjou diyakini memiliki mengadakan pembicaraan dengan dua raksasa Turki bersama dengan Marseille dan Ligue 2 pemimpin Monako.

Pertunjukan yang solid Chedjou untuk Lille sejak bergabung dengan klub Prancis pada tahun 2007 telah menyebabkan minat dari beberapa klub besar Eropa.

Bentuk yang mengesankan untuk les Dogues selama musim 2010-11 memicu minat dilaporkan dari Liverpool dan Juventus, namun ia menolak pindah ke luar negeri dan menandatangani perpanjangan kontrak di Lille hingga 2015.

Dia kemudian diperpanjang kontraknya selama satu tahun lebih, yang termasuk klausul yang memungkinkan dia untuk menegosiasikan pindah di tempat lain.

Alex_Ferguson_02

Sir Alex Ferguson: Manchester United tidak akan Berpuas Diri

Sir Alex Ferguson mengatakan pemimpin klasemen Liga Premier Manchester United tidak akan berpuas diri setelah keuntungan mereka dipotong menjadi 12 poin menyusul kekalahan 2-1 Senin oleh Manchester City.

Inggris memimpin delapan poin atas City musim lalu sebelum kehilangan gelar selisih gol pada hari terakhir.

Tapi mereka masih favorit untuk mendapatkan kembali mahkota dengan tujuh pertandingan yang tersisa.

“Jika Anda melihat sejarah kami selama bertahun-tahun kami selalu membuat sulit untuk diri kita sendiri,” kata bos United Ferguson kepada agen judi bola.

“Para pendukung bergantung di tepi kursi mereka setiap tahun. Ini adalah unggul 12 poin, kita pergi ke Stoke pada akhir pekan dan kami harus pergi.”

United mempunyai keunggulan memerintah atas City 12 bulan lalu, namun kekalahan di Wigan dan hasil imbang melawan Everton, sebelum kehilangan 1-0 di Etihad Stadium, mengayunkan perburuan gelar dalam mendukung saingan mereka.

Sekarang,United tahu mereka bisa meregangkan memimpin mereka atas kedua ditempatkan City 18 poin dengan kemenangan di Old Trafford, memindahkan mereka dalam menyentuh jarak dari gelar domestik ke-20.

Tapi mereka tertinggal pembuka James Milner dan, meskipun gol bunuh diri dari kapten City Vincent Kompany, dikalahkan oleh pemain pengganti Sergio Aguero.

Intervensi Aguero mengirim United untuk kekalahan atas penerbangan pertama mereka dalam 18 pertandingan, sementara pria Roberto Mancini memperpanjang keunggulan mereka atas tim urutan ketiga Chelsea menjadi tujuh poin.

“Itu bukan kinerja yang buruk oleh kami, jadi saya tidak kecewa dalam hal itu,” tambah Ferguson. “Tapi aku kecewa dengan gol yang kami berikan.

“Untuk gol pertama saya pikir pemain mereka [Carlos Tevez] offside dan bermain campur dengan berdiri di depan David de Gea.

“Saya pikir kami beruntung kehilangan permainan Namun mudah untuk melihat mengapa ini adalah dua tim terbaik di negeri ini -. Bukti ada di sana malam ini.”